Tuhan,Utuslah Kami Menjadi Misionaris Kasih
Oleh: Agust G Thuru *)
Bacaan Injil Markus 4 : 26 – 34
Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyambit sebab musim menuai sudah tiba (Markus 4 : 29)
Tuhan, firman-Mu hari ini mengajar kami
Untuk memahami misteri Kerajaan Allah
Seperti orang menabur benih di tanah
Lalu benih itu mengeluarkan tunas
Tunas itupun semakin tinggi
Tak seorangpun tahu bagaimana prosesnya
Seperti menanam sebatang pohon
Tumbuh, bertangkai dan berdaun
Lalu mengeluarkan bulir-bulir penuh isinya
Dan setelah bulir itu sudah cukup masak
Penabur lalu segera menyabit
Sebab musim menuai sudah tiba
Tuhan, kami sungguh percaya
Bahwa Kerajaan Allah seumpama biji sesawi
Yang ditaburkan di tanah lalu tumbuh besar
Bercabang-cabang dan burung pun bersarang
Kami paham itulah Gereja-Mu di dunia
Yang bermula dari-Mu dan para murid-Mu
Dan oleh karena iman kami menjadi anggotanya
Tuhan, seringkali kami tidak menyadari
Karya-karya besar dimulai dari yang kecil
Seperti telah ditunjukkan hamba-Mu
Misionaris Santo Yosef Freinademetz,SVD
Ia rela meninggalkan tanah airnya
Menabur bibit Sabda-Mu di tanah misi China
Dan Gereja pun tumbuh kembang sampai kini
Maka kami mohon kepada-Mu
Utuslah kami menjadi misionaris kasih
Tanamkan semangat misioner yang kuat
Siap sedia mewartakan Injil-Mu
Di tengah lingkungan hidup kami
Bukan dengan cara kekerasan dan paksaan
Tetapi dengan cara membangun persaudaraan
Dan senantiasa menjaga perdamaian, Amin!
Denpasar, 29012021
*) Alumni STKIP Widya Yuwana Madiun dan Penyuluh Agama Katolik Non PNS Kanwil Kemenag Provinsi Bali
Komentar
Posting Komentar