DISAAT BENCANA

 DI SAAT BENCANA

Oleh : Agust G Thuru

(1)

Bencana gempa ini menulis luka

Pada setiap bongkahan tanah patah

Menggiringku pada seutas doa tobat

Tuhan, biarkan bumi berhenti berguncang

Dan tangis lara menjelma doa

(2)

Segulung  angin terobos ruang rindu

Pada lukisan putih jejak cinta  

Rindu meresap lagi cerita senja 

Ah, batas antara terlalu jauh

Di teras surga engkau menunggu

(3)

Ke pintu surga aku mencari-Mu

Menanti tangan-Mu tiada berhenti terulur

Membersihkan segala puing runtuhan duka

Dan menyembuhkan luka perpisahan kekasih 

Tuhan, hanya pada-Mu  aku berserah

(4)

Ketika harus berserah  pada duka

Meratap atas semua yang hilang

Biarkan pilar iman menjadi penyanggamu

Agar kokoh seperti bukit karang

Tak hanyut  pada luka mematikan

(5)

Tentang  mimpi di  peraduan malam 

Jangan biarkan  terseduh secangkir kopi

Agar jangan ada  pagi mencekam

Sebab setiap perkara akan berakhir

Nikmati  saja dengan denting penyerahan 

Denpasar, 22012021

Komentar